FUNGSI YANG TAK BERFUNGSI

Kehidupan tanpa matematika, ibarat berbicara tanpa kata.  Matematika ada dan diperlukan dalam setiap aspek kehidupan manusia. Dari mulai lahir kita sudah menggunakan matematika. Seorang bidan atau perawat akan segera menimbang badan dan mengukur panjang bayi sesaat setelah bayi lahir. Dan sejak saat itu berat badan dan tinggi bayi selalu dipantau setiap bulannya. Penggunaan matematika tak hanya sampai di situ, saat bayi mulai belajar berjalan, maka orang tua biasanya akan berhitung 1, 2, 3, secara berulang-ulang. Dan sejak saat itu, manusia tidak terlepas dari matematika.

Namun saat ini, matematika bagi sebagian siswa merupakan pelajaran yang paling ditakuti, bahkan sebagian siswa akan bergembira ria jika sempat guru matematika berhalangan mengajar di kelas. Berdasarkan hasil penelitian berbagai pihak ditemukan bahwa matematika sering dianggap sulit dan dijauhi oleh siswa karena siswa belum memahami penggunaan matematika dalam kehidupannya. Hal ini menjadi tugas guru dalam memahamkan siswa tentang aplikasi materi matematika. 

Materi fungsi kuadrat merupakan salah satu materi yang dirasa kurang menggigit bagi siswa, karena tidak bermanfaat dalam kehidupan, akunya. Secara umum, dalam kegiatan pembelajaran matematika, bila siswa sudah dihadapkan kepada bentuk aljabar, maka banyak dari mereka yang sudah beranggapan bahwa materi tersebut sudah pasti rumit. Walaupun belum mengetahui permasalahan yang harus diselesaikan.

Materi fungsi sebenarnya sangat bermanfaat bagi kehidupan. Ada beberapa hal yang dapat diterapkan dan di gali dari materi fungsi tersebut. Pertama, suatu fungsi kuadrat jika digambarkan maka akan berbentuk parabola atau setengah bola. Dari parabola tersebut terdapat titik maksimum atau titik minimun. Titik maksimum mengindikasikan bahwa sebagai manusia kita akan pernah berada pada suatu puncak suatu kesuksesan. Sedangkan titik minimum mengindikasikan  bahwa kita juga akan pernah mengalami titik paling tersulit dalam kehidupan kita. Namun hal itu tidak akan berlaku selamanya, kita tidak akan selalu berada pada titik tertinggi atau titik terendah.  Jika saat ini kita berada pada titik tertinggi, maka kita harus bersiap-siap untuk turun, begitu juga sebaliknya.

Kedua, pada fungsi juga terdapat variabel bebas dan variabel terikat. Yang memberikan makna bahwa dalam kehidupan kita terikat dengan nilai- nilai agama, budaya dan sosial. Ada suatu aturan yang harus kita terapkan dalam perjalanan hidup ini. Sedangkan variabel bebas dapat dimaknai bahwa kita dalam kehidupan dapat bebas menentukan pilihan hidup, ingin menjadi baik atau sebaliknya. Dan kedua pilihan itu ada ganjarannya.

 


Komentar

Posting Komentar